Curi Sepeda Rp15 Juta Dibalas Tembakan di Kaki, Pria Bertato Menangis

Pelaku pencurian sepeda ditembak polisi.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR - Fandi tersungkur ke tanah. Dia histeris sambil memegang erat kaki kanannya yang berlumuran darah. Lukanya itu bukan akibat terjatuh.

Dia mengalami luka setelah timah panas dari petugas Polsek Rapoccini bersarang di kakinya. Ia mecoba kabur setelah mencuri sepeda senilai Rp15 juta, di wilayah Tamalate, Kota Makassar, Selasa (26/5/2020).

Darah di kaki kanannya kian mengalir, tak sanggup menahan sakit serta panasnya timah. Tak ada yang bisa menolong. Polisi juga memberikan efek jerah tanpa ampun kepada Fandi, sang residivis pencurian itu.

"Kami menangkap pelaku di JalanTamalate, tepatnya di sebuah minimarket, yang saat itu pelaku sedang parkir di sana. Tak jauh dari sana, kami juga menangkap Udin, teman dari Fandi," kata Panit 2 Reskrim Polsek Rapoccini, Ipda Nurman Matasa kepada wartawan, Jumat dini hari (5/6/2020).

Fandi dan Udin beraksi dengan cara bekerja sama. Di rumah korbannya, Fandi yang bertugas masuk ke rumah yang dijadikan target pencurian. Sedangkan Udin yang menunggu di luar rumah. Aksinya sempat berjalan mulus. Namun beberapa hari kemudian, mereka tertangkap.

Fandi sebagai eksekutor dilakukan pengembangan dan mendapat tembakan di kaki, tak kuasa menahan sakit di kakinya itu. Saat dibawa ke RS Bhayangkara, pelaku tak henti-hentinya berteriak saat material peluru dikeluarkan dari kakinya oleh petugas medis.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Adi Mirsan


Comment

Loading...