Desak Pilkada 2020 Diundur, Azwar: Makassar Masih Zona Merah, Bisa Bahaya Kita!

Jumat, 5 Juni 2020 15:33

Aswar ST

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Pemerintah, DPR, bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyepakati pemungutan suara Pilkada Serentak untuk dilaksanakan pada 9 Desember 2020.

Gelombang penolakan dan imbauan untuk peninjauan kembali keputusan tersebut terus disuarakan berbagai pihak, mengingat pelaksanaan Pilkada kali ini dalam masa kedaruratan kesehatan masyarakat akibat pandemi Covid-19.

Legislator PKS Makassar, Azwar ST menjadi bagian dari yang tidak sepakat Pilkada Serentak dilaksanakan di masa pandemi. Ia meminta pelaksanaannya ditunda ke tahun 2021 sambil melihat perkembangan situasi hingga kondusif.

“Saya minta Pilkada ntuk diundur ke tahun 2021, anggaran kita fokuskan saja kepada penanganan Covid-19. Kalau sudah diputuskan pusat, maka saya minta pemerintah kota agar mengusulkan ke Kemendagri bahwa khusus kota Makassar diundur sampai ke 2021,” tegas Azwar di Gedung DPRD Kota Makassar, Kamis (4/6/2020).

Bukan tanpa alasan, Anggota Komisi A itu mengusulkan demikian, tingginya grafis penularan Covid-19 di Makassar menjadi faktor utama penolakan tersebut.

“Selain alasan terbatasnya ketersediaan anggaran, penularan Covid di Kota Makassar juga masih tinggi,” urai Azwar.

Ditambah lagi kesiapan masyarakat, partisipasi pemilih diprediksi akan kecil, lantaran takut datang ke TPS karena resiko Covid yang mengancam keselamatan warga.

“Saya prediksi partisipasi pemilih bakal kecil, karena mereka takut datang ke TPS. Kesiapan masyarakat sendiri patut jadi pertimbangan karena Makassar masuk zona merah, dan masuk tertinggi peredaran Covid di Sulawesi. Jadi mestinya ada perlakuan khusus untuk Makassar. Pemkot dan DPRD saya minta menyurat ke pusat untuk ditunda ini Pilkada. Bisa bahaya kita,” imbuhnya. (endra/fajar)

Bagikan berita ini:
5
6
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar