INTI Sulsel, Yayasan Budha Suci ,Klenteng Xian Ma Serahkan Bantuan ke IDI Makassar

Jumat, 5 Juni 2020 14:57

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Banyak cara yang dilakukan untuk mendukung tenaga medis corona yang ada di Garda terdepan seperti yang dilakukan Perhimpunan Tionghoa Indonesia (INTI Sulsel), Yayasan Budha Suci dan Klenteng Xian Ma memberikan bantuan APD kepada IDI Kota Makassar untuk dibagi ke seluruh rumah sakit rujukan Covid-19 se Sulawesi Selatan.

Penyerahan bantuan secara simbolis 50 Google, 10 Face shield, 100 masker N95 dan 10 baju hasmat. Ketua INTI Sulsel, Peter Gozal menyerahkan secara simbolis bantuan kepada Ketua IDI Makassar, Siswanto Wahab, Wakil Ketua IDI Kota Makassar, David Gunawan Umbas dan Humas IDI Kota Makassar, Wachyudi Muchsin.

“Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian pengurus INTI Sulsel, Yayasan Budha Suci dan Klenteng Xian Ma dalam pencegahan penyebaran Virus Corona atau Covid-19,” ujar Ketua INTI Sulsel, Peter Gozal

Ketua IDI Kota Makassar, Siswanto Wahab mengatakan bantuan ini sangat berarti untuk digunakan para relawan satgas idi kota makassar serta di bagikan bagi dokter serta paramedis yang membutuhkan di 47 puskesmas.

“Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) merupakan virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang lebih dikenal dengan nama virus Corona adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia”, ujar Siswanto.

Lebih lanjut, Siswanto menjelaskan bukan hanya menyebabkan gangguan pada paru-paru, infeksi virus Corona juga bisa menurunkan fungsi organ-organ tubuh lainnya, sehingga kondisi penyakit kronis yang sudah dimiliki penderita akan semakin parah, bahkan sampai mengakibatkan kematian.

“Corona Virus ini bisa menyerang siapa saja, Kaya atau miskin baik bayi, anak-anak, orang dewasa, lansia, ibu hamil, maupun ibu menyusui selain rajin cuci tangan , jaga jarak paling penting menjaga imun tubuh salah satunya mengkonsumsi telur,” pungkas Siswanto. (rls/fajar)

Komentar