Keluarga Besar

Jumat, 5 Juni 2020 08:27

Panji bersama DI's Way saat masih menjadi sesuatu dulu.

Empat bulan kemudian saya ‘kecopetan’ Rp 50 juta.

Delapan tahun kemudian saya membaca berita: salah satu dari mereka itu diangkat menjadi Direktur PLN –lalu menjadi Pjs Dirut PLN.

Orangnya tidak ambisius. Waktu ditawari untuk diangkat jadi Dirut definitif ia tidak mau.

Itulah Djoko Abunaman, pensiun dari direksi belum lama ini.

Sejak saya memanggilnya ke meja bundar itu saya tidak pernah bertemu Panji lagi. Sampai meninggalnya itu.

Beberapa jam setelah Panji meninggal saya telepon ke nomor ponselnya. Yang menerima suara seorang perempuan. Saya pikir dia istrinya. Saya perkenalkan nama saya. Saat itu juga suara itu hilang. Yang terdengat tinggal isak tangis yang panjang.

“Saya… ibu…nya…Pan.. ji.. Pak,” ujarnyi sangat tersendat.

Saya tunggu sampai isak tangisnya berkurang. Tidak juga reda.

Justru kemudian terdengar raungan.

Sang ibu memang terus menemani Panji di hari-hari terakhirnya. Bahkan sejak awal bulan puasa lalu.

Sang ibu terus membantu Panji. Yang selama bulan puasa sangat aktif menyalurkan bantuan Covid-19. Terutama bahan makanan dari grup Nestle dan kemudian dari grup ABC.

Bagikan berita ini:
7
8
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar