Kerabat Dokter Positif Covid-19, Jalan Ini Dijaga Ketat Warga

Pecalang berjaga di Jalan Meduri memantau pergerakan pelintas yang masuk di Jalan Meduri selama ditutup sementara (Adrian Suwanto/Radar Bali)

FAJAR.CO.ID,BALI– Akibat 9 orang kerabat dokter terkonfirmasi positif Coronavirus Disease (Covid-19), Jalan Meduri, Kelurahan Sumerta, Denpasar Timur, dijaga ketat masyarakat.

Tim Gugus Tugas Gotong Royong dan Solidaritas Percepatan Penanganan Covid-19 Kelurahan Sumerta, yang terdiri dari satgas lingkungan, Linmas dan pecalang desa adat setempat, melakukan penjagaan ketat di pintu masuk Jalan Meduri.

Koordinator Gugus Tugas Gotong Royong dan Solidaritas Percepatan Penanganan Covid-19 Kelurahan Sumerta, I Wayan Eka Apriana mengatakan, Jalan Meduri tidak ditutup total, namun dibatasi ketat.

”Sesuai kondisi di lapangan berdasar hasil paruman internal prajuru Banjar Abian Kapas Kaja, bersama kaling dan Sekcam Dentim, Jalan Meduri tidak ditutup total,

tapi dibatasi ketat dengan pengalihan arus ke jalan alternatif. Tetapi untuk areal menuju kediaman warga (keluarga dokter, red) yang diisolasi masih bisa dilalui

dari akses Jalan Meduri selatan yang diawasi ketat Satgas Lingkungan dan pecalang banjar secara selektif yang dikhususkan bagi penghuni,” kata Eka Apriana.

Kendati demikian, sebelah utara akses jalan Meduri di dekat areal kediaman warga yang terkonfirmasi positif Covid-19, masih bisa dilalui melalui Jalan Subita yang tembus ke Gang V dan Gang Sudamala.

”Tidak ada istilah penutupan penuh, tapi pengalihan arus yang nantinya lebih diperketat untuk pengawasan keluar masuk masyarakat yang tidak berkepentingan,” ujarnya.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...