Tapera di Musim Covid-19

Jumat, 5 Juni 2020 15:22

Mencoba menghitung kolekte dana yang bisa diraub dari masyarakat melalui Tapera ini memang adalah suatu kegiuran yang sangat menggoda. Perkiraan potensi dana yang bisa dikumpulkan melalui Tapera ini bisa mencapai puluhan triliun per tahunnya sebagaimana pengumpulan dana haji, zakat dan infaq oleh negara. Jika asumsi jumlah penduduk saat ini 270 juta dengan laju pertumbuhan di angka 1,49 persen, maka dalam satu tahun penduduk Indonesia bertambah sekitar 4 juta jiwa. Di samping itu Indonesia saat ini mengalami peningkatan usia produktif secara signifikan (bonus demografi) dan diprediksi akan mengalami puncak pada tahun 2030 mendatang. Dengan begitu maka asumsi backlog akan semakin melebar. Kalau asumsi jumlah pekerja sekitar 30% dari total jumlah penduduk di atas berarti jumlah pekerja saat ini ada sekitar 81 juta orang. Asumsikan penghasilan rata-rata UMR 2020 adalah sebesar Rp 1.7 juta/bulan maka akan terkumpul dana sekitar (81 juta x Rp.1.7 juta x 2.5%) = Rp 3.44 triliun ditambah iuran pemberi pekerja sebesar 0.5% (81 juta x Rp.1.7 juta x 0.5%) yakni Rp. 0.69 triliun. Dalam satu tahun bisa terkumpul dana sebesar Rp 4.13 triliun x 12 bulan yaitu sebesar sekitar Rp. 49.56 triliun per tahun. Dana mengendap sebesar itu diharapkan dan dimaksudkan akan dapat melipatgandakan pengadaan rumah belasan kali lipat dan melepaskan tekanan kepada APBN.

Bagikan berita ini:
2
2
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar