Tapera di Musim Covid-19

Jumat, 5 Juni 2020 15:22

Banyak hal yang perlu diperhatikan dan dievaluasi oleh Pemerintah sebelum memulai memungut potongan gaji pekerja dalam waktu yang tersisa. Hal penting pertama yang harus dievaluasi secara umum yakni bahwa tata kelola APBN subsidi perumahan sering dikritisi tidak tepat sasaran sehingga tidak sesuai dengan maksud mulia negara untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Semua ini terjadi karena pola pemberian subsidi belum secara tegas dan konsisten mendistribusikan subsidi APBN kepada masyarakat yang sungguh-sungguh membutuhkan. Idealnya subsidi jangan dilekatkan kepada barang tetapi kepada kelompok (masyarakat)nya. Sebagai contoh subsidi listrik saat ini hanya diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan yakni kepada masyarakat pra-sejahtera dengan listrik daya 450 watt dan daya 900 watt. Pemberian subsidi kepada orang selain menghindari salah sasaran juga akan memudahkan kontrol dari penyalahgunaan pengelola yang bermental cenderung korup. Subsidi BBM dan subsidi perumahan serta subsidi lainnya sebaiknya agar segera dirubah ke subsidi orang bukan subsidi barang. Hal mendasar yang menjadi faktor utama untuk kesuksesan program ini adalah political-will Pemerintah. Kebulatan tekad untuk menyalurkan subsidi dengan benar dan tepat sasaran oleh Pemerintah hingga saat ini belum terlihat. Hal ini tergambar dari belum adanya niat Pemerintah untuk memperbaiki data kelas masyarakat yang layak disubsidi. Sebagai gambaran adalah kacaunya dan tidak mulusnya program penyaluran bantuan covid19 dari Pemerintah kepada masyarakat. Ada yang mendapatkan bantuan lebih dari satu kali, ada juga kelompok masyarakat yang tidak layak tetapi menerima terlebih lagi masih banyak masyarakat pra-sejahtera yang justru tidak menerima bantuan covid19. Kementerian sosial tidak cukup membantah bahwa kesalahan sumber data masyarakat pra-sejahtera adalah tanggung jawab Pemerintah Daerah. Kementerian sosial seharusnya segera bekerja sama dengan lembaga negara lain yang tugas tanggung jawabnya untuk memetakan data kelompok masyarakat pra-sejahtera secara detail dan valid. Pemberian subsidi kepada barang seperti yang masih terjadi hingga saat ini apabila terus menerus dilanjutkan bisa diindikasikan sebagai suatu kelalaian yang disengaja dan didisain untuk maksud merugikan negara.

Bagikan berita ini:
7
1
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar