Belajar dari Rumah Diperpanjang, Disdik Tekankan Guru Harus Berinovasi dan Kreatif

ILUSTRASI. (int)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Keputusan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2020 tentang Perpanjangan Status Keadaan Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Covid-19 di Indonesia sudah resmi.

Maka, Gubernur Sulawesi Selatan mengeluarkan Surat Edaran Nomor 443.2/3450/Disdik Tentang Perpanjangan Masa Belajar di Rumah pada Perguruan Tinggi, Satuan Pendidikan SMA/SMK/MA, SMP/Mts Sederajat, SD/MI, dan SLB Negeri dan Swasta se-Sulawesi Selatan.

Dari surat edaran tersebut diketahui proses belajar mengajar dirumah diperpanjang hingga 19 Juni 2020 mendatang.

Plt Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan Basir menekankan guru maupun dosen dapat berinovasi dan kreatif di tengah pandemi virus corona agar murid dan mahasiswa yang hingga saat ini masih menjalani proses belajar daring merasa tidak bosan.

"Paling tidak kejenuhan itu kita bisa minimalkan pada bagian lain juga mendorong guru guru untuk melakukan inovasi untuk lebih kreatif dalam melakukan pembelajaran supaya prinsip belajar adaptif dan belajar menyenangkan itu bisa kita lakukan itu secara bersama," ucapnya pada fajar.co.id

Menurutnya terkait perpanjangan proses belajar di rumah hingga saat ini masih terus dilakukan evaluasi dari waktu ke waktu guna memberi semangat bagi mahasiswa dan murid.

"Kita motivasi siswa-siswi yang belajar dirumah supaya tidak bosan dan semangat," ujarnya, Sabtu (6/6/2020).

Ia menambahkan di tengah pandemi virus corona, selain perekonomian, sekolah juga harus diprioritaskan dalam hal penanganan.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam


Comment

Loading...