Bocah Rawat Kedua Orang Tuanya, Pangdam Tanggung Pengobatan di RS Pelamonia

FOTO: ISTIMEWA

Usia yang masih belia Babil harus jadi tulang punggu keluarga. Dia harus merelakan masa bermainnya untuk merawat kedua orang tuanya yang sakit.

EDWARD AS RS Pelamonia

Rona bahagia dan haru terpancar dari wajah Muhammad Bil Sabri Rahmat (Babil). Dia tidak bisa berkata banyak, mata berkaca saat di jemput di kediamannya di Dusun Topejawa Lama, Desa Topejawa, Kacematan Marbo Takalar.

Siswa sekolah dasar itu merawat kedua orang tuanya seorang diri, sejak tujuh bulan lalu. Kedua orang tuanya menderita sakit sehingga tidak bisa beraktivitas dengan normal.

Di mana ibunya, Karanuang Dg Sunggu, mengalami pengapuran tulang sejak beberapa tahun lalu. Kemudian ayahnya tujuh bulan lalu menderita penyakit stroke. Sontak setelah itu Babil merawat kedua orang tuanya tersebut. Dia mendapatkan suplay makanan dari tetangganya yang merasa iba kepadanya.

"Iye Pak Dandim yang jemputkan bersama bapak dan ibu ke rumah sakit ini (RS Pelamonia). Katanya, semua biaya pengobatan ditanggung pak, jadi enak ji pak," kata Babil dengan mata berkaca-kaca, Sabtu, 6 Juni 2020.

Meski Babil masih anak-anak, ia harus menjadi tulang punggung keluarganya dan harus mengurusi keperluan orang tuanya mulai dari memasak, cuci baju, memandikan hingga orang tuanya buang air besar, Babil sendiri yang membersihkan.

Babil pun mengucapkan terimakasihnya kepada Pangdam atas perhatian kepada orang tua yang dirawat di rumah sakit.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam


Comment

Loading...