Gunakan Strategi 4K, Bank Indonesia Optimis Inflasi Terkendali

ILUSTRASI. (INT)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Bank Indonesia mencatat inflasi bulanan Sulsel pada Mei 2020 masih sesuai dengan sasaran target dan lebih rendah bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Secara bulanan, inflasi Sulsel tercatat 0,50% (mtm) lebih rendah dibandingkan inflasi pada Mei 2019 (0,76%, mtm).

Sama halnya berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel mencatat inflasi bulanan Sulsel pada Mei 2020 disebabkan kenaikan harga pada kelompok transportasi dengan andil bulanan mencapai 0,37% atau meningkat cukup signifikan dibandingkan dengan andil bulanan pada bulan sebelumnya yang hannya sebesar 0,01%.

Diketahui kondisi itu sejalan dengan kenaikan tarif angkutan udara setelah diterbitkannya Keputusan Menteri Perhubungan No. 88 tahun 2020 yang mengatur sementara tarif batas atas penumpang angkutan udara kelas ekonomi selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka percepatan penanganan COVID-19.

Sementara itu Bank Indonesia optimis inflasi tahun 2020 akan tetap terkendali dan berada dalam target sasaran. Bambang Kusmiarso, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi mengungkapkan strategi pengendalian inflasi akan tetap difokuskan pada aspek 4K yaitu ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif serta didukung dengan kerjasama antar daerah.

“Fokus pengendalian inflasi yang dilaksanakan TPID pada Bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1441 H adalah menjaga kelancaran distribusi dan keterjangkauan harga melalui pengembangan platform digital dalam berbelanja,” ucap Bambang pada Sabtu (6/6/2020).

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...