Inflasi Mei 2020 di Angka 0,5 Persen, Makassar Jadi Penyumbang Tertinggi

Kepala BPS Sulsel, Yos Rusdiansyah.

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Selatan merilis data terbaru terkait inflasi di 5 Kabupaten Kota. Berdasarkan data tersebut Kota Makassar masuk dalam daftar inflasi tertinggi pada Mei 2020.

Diketahui pada Mei 2020, inflasi gabungan 5 kota IHK di Sulawesi Selatan sebesar 0,50 persen atau terjadi peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 104,71 pada April 2020 menjadi 105,23 pada Mei 2020. Dari 5 kota IHK di Sulawesi Selatan, seluruh kota (Bulukumba, Watampone, Makassar Parepare, dan Palopo) mengalami inflasi.

“Inflasi tertinggi terjadi di Kota Makassar sebesar 0,55 persen sedangkan inflasi terendah terjadi di Kota Parepare sebesar 0,15 persen,” ucap Kepala BPS Sulsel Yos Rusdiansyah pada Sabtu (6/5/2020).

Ia membeberkan inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga pada beberapa komoditas seperti tarif angkutan udara, bawang merah, roti manis, ikan layang atau ikan benggol, martabak, donat, kangkung, papaya, ikan bandeng atau ikan bolu dan udang basah.

Sementara beberapa komoditas juga ada yang mengalami penurunan harga seperti cabai rawit, telur ayam ras, daging ayam ras, bawang putih, tomat, gula pasir, ikan teri, biscuit, minuman ringan dan anggur.

“Penyumbang inflasi terbesar terjadi pada kelompok transportasi yaitu 3,23 persen terjadi kenaikan indeks dari 102,64 pada April 2020 menjadi 105,96 pada Mei 2020.,” ungkap Yos.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...