Mentan SYL Ajak Masyarakat Manfaatkan Lahan Pekarangan

Sabtu, 6 Juni 2020 20:52

FOTO: ISTIMEWA

Tanaman seperti cabe merah, cabe rawit, pepaya, tomat, daun bawang, kangkung, sawi, bayam, tomat, terong, ternak ayam memenuhi pekarangan.

“Saat ini kami terus menyemai, setiap bulan kami bisa panen sayur. Selain itu, kami juga beternak ayam. Jadi untuk kebutuhan sendiri lebih dari cukup, bahkan bisa dijual ke pasar dan tetangga sekitar,” ungkapnya.

Meskipun anggota KWT belum memiliki pengalaman bertanam, namun setelah melihat hasil panen dan manfaat yang didapat mereka semakin semangat terus menanam di pekarangan.

“Semangat terus untuk tanam macam-macam sayuran, tapi andalan kami itu sawi, karena bisa panen tiap bulan dan harga jualnya juga bagus,” ujarnya.

Memasuki musim kemarau ke depan, Istianah dan masyarakat setempat telah menyiapkan kolam besar dan kanal yang dipastikan mampu menyediakan air untuk bercocok tanam. Diapun meyakini jika kebutuhan pangan keluarga seperti sayur, bahkan kebutuhan protein dari ayam dan telur sudah lebih dari cukup dapat terpenuhi.

Hal senada diungkapkan Nurhayati, Ketua KWT Mekar Bersatu di Desa Truai Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat yang mengelola P2L untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.

Untuk kebutuhan sehari-hari, diakuinya hampir semua dapat terpenuhi dari pekarangan. Berbagai komoditas sayuran seperti cabe, terong, ubi, kacang panjang ditanam di pekarangan. Saat ini semua anggota KWT yang berjumlah 30 orang, menambah tanaman pare, timun, labu dan tomat, sehingga 2 bulan ke depan akan panen.

Bagikan berita ini:
5
3
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar