Pantau Realisasi BLT Dana Desa, Hamka B Kady: Data Harus Betul-betul Valid

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR-- Legislator DPR RI, Hamka B Kady turun langsung memantau Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa di Sulsel.

Politisi Partai Golkar ini berharap penyaluran bantuan sosial untuk penanganan Covid-19 bisa tepat sasaran.

"Kami berharap agar data penerima betul-betul valid, tidak tumpang tindih dengan penerima BLT dari sumber lainnya seperti PKH atau dari Pemda setempat," kata Hamka, Sabtu (6/6/2020).

Hamka menyebutkan bantuan Rp600 ribu untuk setiap kepala keluarga tersebut ditujukan bagi keluarga miskin atau mereka yang terdampak pandemi Covid-19 dan belum terdaftar di data bansos Kemensos.

"Data base KPM (Keluarga Penerima Manfaat) harus diperhatikan, agar tidak ada masalah di lapangan. Terlebih kecemburuan antar sesama warga di desa," sebutnya.

Hadir dalam pertemuan monitoring realisasi BLT Dana Desa yang tetap mengedepankan standar protokol kesehatan ini perwakilan kepala desa dari Kabupaten Bantaeng, Jeneponto, Takalar dan Gowa.

Seperti diketahui, pemerintah menganggarkan BLT Dana Desa sekitar Rp 31,8 triliun yang  ditujukan kepada 11 juta KPM. Masyarakat yang menerima ini di luar dari data penerima PKH, kartu sembako, bansos sembako, bansos tunai, dan kartu pra kerja. 

Pemerintah juga telah memutuskan memperpanjang pemberian Sampai September. Manfaat yang diberikan mulai dari April-Juni sebesar Rp 600.000 per KPM, sementara sisanya sebesar Rp 300.000 per KPM. (Rls/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Adi Mirsan


Comment

Loading...