Cegah Jenazah Covid-19 Dibawa Kabur Keluarga dari RS, 100 Polisi Dikerahkan

Minggu, 7 Juni 2020 20:23

Kapolrestabes Makassar, Kombes Yudhiawan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Marak jenazah Covid-19 dibawa kabur, polisi tak tinggal diam. Ada ratusan personil dikerahkan mengantisipasi hal itu.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Yudhiawan membenarkan langkah tersebut. Setiap rumah yang rujukan Covid-19, mendapat pengamanan dari anggota kepolisian.

“10 personil dikerahkan ke setiap RS rujukan. Jadi ada 100 personil ditugaskan,” jelas Yudhiawan kepada wartawan, Minggu (7/6/2020).

Bahkan salah satu dari mereka justru nekat mencuri cool boks berisi sampel swab pasien Covid-19. Entah apa yang ada di pikiran orang tersebut.

Namun polisi menetapkan orang tersebut sebagai pencuri. Pelaku tersebut telah ditangkap polisi dan telah ditangani oleh Polda Sulsel.

“Kasus itu kini telah ditangani Sat Reskrim kasus pencurian. Identitasnya telah ada dari CCTV rumah sakit,” tambah Yudhiawan.

Puncak dibawa kaburnya jenazah Covid-19 terjadi di RS Labuang Baji, dan viral di media sosial. Ada puluhan massa yang membawa kabur jenazah tersebut. Lantaran menolak dimakamkan secara SOP Covid-19.

Aparat keamanan dari rumah sakit di sana tak bisa berbuat apa-apa. Tidak hanya di situ saja. Juga aksi serupa terjadi di RS Dadi. Jenazahnya digotong oleh keluarganya, dan terekam CCTV bahkan sempat membawa puluhan massa.

Namun, seluruh rumah sakit rujukan Covid-19 telah dijaga oleh aparat kepolisian, demi mengantisipasi hal serupa terulang kembali. (ishak/fajar)

Komentar