Gagal Berangkat Haji, Begini Prosedur Pengembalian Dana

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bone, Wahyudin Hakim saat ditemui di kantornya, kemarin. (FOTO:AGUNG PRAMONO/FAJAR)

FAJAR.CO.ID, WATAMPONE — Bagi para jemaah calon haji Bone yang telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) dan gagal berangkat tahun ini bisa mengajukan permohonan pengembalian setoran pelunasan.

Untuk prosedur permohonan pengembalian setoran pelunasan BIPIH jemaah haji harus menyertakan bukti asli setoran lunas BPIH yang dikeluarkan Bank Penerima Setoran (BPS), foto copy buku tabungan yang masih aktif atas nama jemaah haji sekaligus memperlihatkan aslinya, foto copy KTP dan memperlihatkan aslinya, dan nomor telepon jemaah.

“Itu prosedur yang harus dilengkapi jemaah jika ingin mengajukan permohonan dananya kembali,” kata Humas Kemenag Bone, Ahdi Hidayat, Minggu (7/6/2020)

Berdasarkan data dari Kemenag Bone ada 742 jemaah yang ditunda pemberangkatannya tahun ini. Keputusan ini diambil karena pemerintah harus mengutamakan keselamatan jemaah di tengah pandemi Covid-19 yang belum usai.

“Sampai hari ini Arab Saudi belum memberikan kabar pasti. Padahal jemaah sudah persiapan 100 persen. Sudah selesai. Harus bersabar dan berdoa covid ini cepat berlalu,” ucap Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bone, Wahyudin Hakim.

Kata dia, untuk pemberangkatan tahun depan sementara diprioritaskan 742 jemaah. Tetapi mudah-mudahan tahun depan ada tambahan kuota. Apalagi Bone setiap tahun kuotanya bertambah.

Namun, bagi jemaah yang mau menyimpan tetap dananya akan diberikan 30 hari sebelum pemberangkatan dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Itu nilai manfaat setoran pelunasan.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...