Istri Mengandung 3 Bulan, Kapten Cpn I Kadek Udi Suardiasa Gugur Dalam Tugas

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, SINGARAJA -- Duka yang sangat mendalam menyelimuti keluarga Kapten Cpn I Kadek Udi Suardiasa saat jasadnya tiba di rumah duka, Dusun Mawar, Desa Tukad Sumaga, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Bali, Minggu sore (7/6). Kapten Udi adalah salah satu korban tewas kecelakaan heli TNI di Kendal, Jawa Tengah.

Sepupu korban, Putu Aris, 52 menjelaskan, 3 hari sebelum gugur dalam bertugas, Kadek Udi tersebut sempat komunikasi dengan teman-teman alumni SMA-nya dulu. Termasuk berkomunikasi terakhir dengan sang kakak Putu Yudi Eka Suarsana yang juga sebagai anggota TNI aktif di Kodim 1619/Tabanan juga tiga hari lalu.

“Kami dengar kabar Sabtu sore, melalui telepon dan juga informasi dari televisi. Akhirnya kami meyakinkan kembali, dan benar Kadek Udi meninggal dalam bertugas,” terang Aris kepada awak media dengan mata berkaca-kaca.

Almarhum sebut Aris sudah menyelesaikan studi Akmil di Magelang, Jawa Tengah pada tahun 2008 silam. Mendiang langsung bertugas di Semarang, Jawa Tengah. “Almarhum ini sebagai pilot. Ini cita-citanya sejak kecil, tidak tergoyahkan untuk tetap jadi pilot. Orangnya disiplin, ulet dan pintar,” ujarnya.

Mirisnya lagi, sang istri mendiang bernama Ni Wayan Arlisa, 31 sebut Aris sedang mengandung 3 bulan. Almarhum Kadek Udi meninggalkan putrinya Ni Putu Arsiva Naylakalyani yang kini masih berusia 7 tahun. “Acara pengabenan akan digelar pada tanggal 10 Juni mendatang,” pungkasnya.

Sementara itu Dandim 1609/Buleleng, Letkol Inf. Muhamad Windra Lisrianto menyebutkan jika jenazah almarhum telah diterima Panngdam IX/ Udayana di Bandara Ngurah Rai. Sesuai dengan koordinasi pihak keluarga dan permohonan keluarga, rencana awal almarhum akan diaben pada 10 juni 2020. “Jenazah berangkat jam 15.00. Tadi diberangkatkan dengan pesawat Cassa AD diterbangkan dari Semarang langsung ke Ngurah Rai,” singkatnya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan