Penjelasan Aparat Soal Jenazah PDP yang Dibawa Kabur Keluarga dari RS

Senin, 8 Juni 2020 14:25

Potongan video keluarga yang akan membawah jenazah terduga Covid-19 bersiteng aparat TNI

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Jenazah yang dibawa kabur sekitar puluhan massa di RS Stella Maria adalah berstatus PDP Covid-19. Kelurarganya menolak dimakamkan secara protokol Covid-19 oleh Tim Gugus.

Namanya adalah Kasyani (53), warga Jalan Hati Rela, Kecamatan Mariso, Kota Makassar. Diperkirakan almarhumah dinyatakan meninggal dunia pada Minggu, (7/6/2020) sekitar pukul 20.00 Wita.

“Diperkirakan meninggal karena PDP. Kami bersama tim dan piket telah mendatangi rumah sakit. Ternyata sampai di sana, jenazahnya telah diambil paksa oleh keluarganya,” kata KSPK Polsek Ujung Pandang, Ipda Desi Salinding kepada wartawan, Senin (8/6/2020).

Aparat TNI yang sudah berjaga-jaga di lokasi, tak kuasa menahan jenazah yang hendak dibawa kabur oleh massa dalam dalam jumlah yang besar.

“Kami akan mengantisipasi hal serupa terjadi,” pungkas perwira berpangkat satu balok itu.

Petugas juga membantah kabar adanya aksi main pukul antara aparat dengan keluarga jenazah PDP tersebut.

“Warga teriak menolak jenazah keluarganya dimakamkan sesuai protap Covid-19. Tidak ada main pukul,” kata salah satu security di lokasi. (Ishak/fajar)

Komentar