Tagihan Listrik Meroket, Politisi Demokrat Sebut PLN Kejam dan Berkolusi dengan Covid-19

Senin, 8 Juni 2020 15:55

Ilustrasi pelanggan PLN tengah mengecek pemaiakan listriknya (DOK.JAWAPOS.COM)

FAJAR.CO.ID,JAKARTA– Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean ikut berceloteh terkait membengkaknya tagihan listrik di tengah pandemi. Dia menyebut PLN kejam karena menari di atas krisis ekonomi yang muaranya menyengsarakan rakyat.

“Ada apa denganmu duhai PLN? Apakah dikau sedang kolusi dengan Covid-19 untuk menyakiti rakyat? Bukankah pak Presiden Jokowi selalu bercita-cita membuat ekonomi meroket dan bukan tagihan listrik yang meroket? Kejam, kejam dan tega dikau duhai PLN,” ketus Ferdinand dalam cuitannya di Twitter, Senin (8/6/2020).

Ferdinand juga memprotes kinerja manual minim inovasi yang dilakukan PLN dalam pencatatatan tarif listrik masyarakat.

“Masa zaman teknologi canggih ini masih gagap tak mampu menciptakan software pembaca Kwh yang akurat tanpa harus gunakan tenaga pencatat? Ini bukan zaman kuda gigit batu lagi, PLN harus lakukan inovasi dalam bekerja,” seru Ferdinand.

“Zaman teknologi sudah canggih, koq bisa PLN bekerja seperti era kuda gigit besi? Sementara hampir semua perusahaan besar sekarang masuk era digitalisasi,” lanjutnya.

Bagikan berita ini:
9
5
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar