Webinar Nasional Jurusan UAD STAIN Majene Bahas Literasi Agama

  • Bagikan

Fajar.co.id, Majene -- Para pelaku dakwah harusnya mampu lebih kreatif dan inovatif dalam menyiarkan pesan kepada masyarakat. Hal itu disampaiakan Prof Dr Musdah Mulia pada kegiatan Webinar Nasional yang dilaksanakan oleh Jurusan Usluhuddin, Adab, dan Dakwah Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene, Sabtu, 6 Juni 2020.

Menurut Musdah, idealnya kegiatan dakwah harus mengandung konten edukatif dan berdampak positif bagi masyarakat dalam segala sektor.

Kegiatan webinar yang mengusung tema “Dakwah Virtual dan Literasi Agama” ini juga menghadirkan guru besar Ilmu Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah, Prof Andi Faisal Bakti. Dalam pandangan Faisal, tingginya penggunaan new media telah membawa pengaruh yang luar biasa terhadap perilaku masyarakat.

Sudah seharusnya kehadiran media virtual dimanfaatkan untuk merangsang dan menumbuhkan kesadaran individu untuk melakukan perubahan. Olehnya itu, pelaku dakwah harus mengambil peran dalam munculnya beragam platform media.

Menurut Musdah Mulia, pelaku dakwah baik dakwah konvensional maupun dakwah virtual keduanya harus mampu meningkatkan kualitas diri, memiliki integritas moral, dan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan sehingga mampu menjadi tuntunan bagi umat dan bukan sekadar menjadi tontonan.

Sejalan dengan itu, Faisal Bakti juga memaparkan bahwa gencarnya kegiatan dakwah virtual sebagai konsekuensi berkembangnya new media. Hal ini juga menciptakan persoalan baru, seperti munculnya pelaku-pelaku dakwah yang lebih mementingkan nilai komersial, hilangnya otoritas beragama hingga penodaan agama.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan