KPK Bahas Kenaikan Gaji Pimpinan, ICW: Minim Prestasi, Lebih Banyak Kontroversi

Rabu, 10 Juni 2020 11:10

Ketua KPK Firli Bahuri bersama Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, Lili Pintauli Siregar, Nawawi Pomolango dan Nurul Ghuf...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) disinyalir tengah membahas permohonan kenaikan gaji dengan Kementerian Hukum dan HAM. Pimpinan KPK dinilai tak peka dengan kondisi wabah saat ini.

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Kurnia Ramadhana menyesalkan adanya pembahasan terkait usulan kenaikan gaji pimpinan KPK.

“ICW mendapatkan informasi saat ini tengah ada pembahasan antara pihak Kementerian Hukum dan HAM dan KPK terkait dengan usulan kenaikan gaji pimpinan KPK,” katanya dalam keterangannya, Selasa (9/6).

Usulan kenaikan gaji tersebut, sebenarnya tidak pantas untuk dibahas di tengah situasi Indonesia yang sedang menghadapi wabah COVID-19.

“Semestinya sebagai pejabat publik para pimpinan KPK memahami bahwa penanganan wabah COVID-19 membutuhkan alokasi dana yang luar biasa besar sehingga saat ini bukan waktunya untuk memikirkan diri sendiri dengan permintaan kenaikan gaji tersebut,” katanya.

Tidak hanya persoalan momentum, lanjut dia, KPK pada era kepemimpinan Firli Bahuri ini pun sebenarnya sangat minim akan prestasi, justru yang mereka tunjukkan hanya rangkaian kontroversi.

Apalagi, lembaga survei Indikator melansir tingkat kepercayaan publik pada KPK menurun dari 81,3 persen menjadi 74,3 persen.

“Tentu hal ini tidak bisa dilepaskan dari kepemimpinan Firli Bahuri yang sebenarnya minim akan prestasi. Masyarakat terlalu banyak dihadapkan dengan serangkaian kontroversi KPK. Atas dasar itu, lalu apa pertimbangan logis untuk menaikkan gaji lima Pimpinan KPK?” katanya.

Komentar


VIDEO TERKINI