Polisi Naikkan Status Kasus Dugaan Korupsi Dana BPR Citra Mas

Rabu, 10 Juni 2020 08:49

Ilustrasi korupsi. Foto: Pixabay

FAJAR.CO.ID,PANGKEP– Polres Pangkep terus mendalami kasus dugaan penyelewengan dana nasabah Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Citra Mas yang melibatkan SK karyawan PDAM yang kini naik status penyidikan.

Kanit Tipikor Polres Pangkep, Ipda Firman menjelaskan diduga ada kerugian negara sebesar Rp200 juta terhadap kredit konsumtif empat karyawan PDAM di Kabupaten Pangkep.

“Ini merupakan kasus kredit komsumtif yang memakai nama kryawan PDAM. Dimana temuan sekitar Rp200 juta. Ada empat karyawan PDAM yang digunakan namanya untuk ambil kredit, kini kasusnya sudah naik sidik,” ujarnya.

Selain kasus dugaan penyelewengan itu, pihaknya juga masih menyelidiki keterlibatan belasan Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai nasabah yang diduga dana tersebut mengalir ke Dirut BPR sebelumnya.

“Oknum yang terlibat pada dugaan penyelewengan dana nasabah ini bakal disangkakan pasal 2 ayat 1 dan pasal 3 no 31 UUD 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi,” paparnya.

Sementara itu, Plt Direktur BPR Citra Mas Pangkep, Andi Ramli membeberkan dugaan penyelewengan dana nasabah ini diduga melibatkan Dirut sebelumnya, AM yang sudah sebulan tak diketahui rimbanya.

“Nasabah yang terlibat ada 13 orang, ini statusnya ASN, kita lakukan penagihan, ternyata dari penyampain sudah melunasi ke oknum tersebut. Sementara ada juga kasus yang melibatkan karyawan PDAM yang mengambil kredit kesini,” paparnya.(fit/fajar)

Bagikan berita ini:
2
3
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar