Adik Kim Jong Un, Kim Yo Jong Mulai Beri Tekanan Keras kepada Korea Selatan

Kamis, 11 Juni 2020 09:29

Kim Yo Jong, adik Kim Jong Un, kini sudah mulai mengambil peran strategis dalam politik di Korea Utara (Reuters)

FAJAR.CO.ID, PYONGYANG — Adik perempuan Kim Jong Un, Kim Yo Jong, semakin dikenal publik saat rumor kematian kakaknya yang merupakan pemimpin Korea Utara berembus.

Kim Yo Jong dikabarkan sebagai calon kuat pengganti Kim Jong Un jika nantinya sang kakak benar-benar wafat. Kim Yo Jong sendiri seolah ingin memanfaatkan momen itu. Dia semakin rajin bergerilya menentukan berbagai kebijakan strategis.

Kim Yo Jong bahkan mengambil peran utama dalam kampanye memberikan tekanan yang lebih keras terhadap Korea Selatan. Para analis menilai perannya sudah memasuki tahap kebijakan substantif. Sudah lebih dari sekadar menjadi asisten kakaknya.

Kim Yo Jong adalah satu-satunya kerabat dekat pemimpin Korea Utara yang memainkan peran publik dalam politik. Kim Yo Jong mulai mengumpulkan perhatian global dengan memimpin delegasi ke Olimpiade Musim Dingin 2018 di Korea Selatan.

Kemudian, dia sering terlihat bergerak cepat untuk memastikan semuanya berjalan baik untuk kakaknya. Termasuk memegang asbak untuk kakaknya di stasiun kereta api dalam perjalanan ke pertemuan puncak dengan Presiden AS Donald Trump di Vietnam.

Tahun ini bertambah, Kim Yo Jong telah mengambil peran kebijakan publik yang lebih luas lagi. Itu memperkuat statusnya sebagai pemain politik yang berpengaruh dalam dirinya sendiri.

“Sebelum ini, Kim Yo Jong digambarkan di media pemerintah sebagai saudara perempuan Kim Jong Un, petugas protokolnya, atau salah satu pejabat yang menyertainya,” kata seorang mantan analis intelijen open-source Korea Utara di pemerintah AS, Rachel Minyoung Lee, seperti dilansir dari AsiaOne, Kamis (11/6).

Komentar