Pelaku Pembawa Kabur Jenazah Covid-19 Ditangkap, Polisi Temukan Senjata Tajam

Kamis, 11 Juni 2020 15:26

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR- Kasus membawa kabur jenazah Covid-19 dari rumah sakit semakin marak. Massa yang datang pun tak sedikit. Bahkan ada yang membawa senjata tajam.

Informasi tersebut berkembang seiring setelah 33 orang telah ditangkap. 12 diantaranya ditetapkan sebagai tersangka.

“Kalau yang membawa senjata tajam (sajam) saat kejadian memang ada informasi yang kami dapat. Tapi sampai sekarang tidak diamankan,” ujar Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo, Kamis (11/6/2020).

“Hanya saja pada saat diamankan di salah satu perumahan, dia memprovokasi dan berusaha menyerang petugas. Ini juga kami amankan beserta barang bukti sajamnya,” sambung perwira berpangkat tiga bunga ini.

Sajam milik yang orang diamankan itu merupakan salah satu pelaku yang ikut mengambil paksa jenazah di RSKD Dadi, Kota Makassar.

Setelah ditahan, orang yang membawa sajam itu pun terancam dengan UU Darurat Nomor 51. Aksi tersebut dianggap membahayakan aparat keamanan dan petugas medis saat membawa paksa jenazah keluarganya yang meninggal dunia.

“Seandainya membawa senjata tajam seperti busur, ancaman hukumannya seumur hidup berdasarkan UU Darurat Nomor 51. Karena membahayakan orang lain,” tegas Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Yudhiawan.

“Melakukan penganiayaan, ancaman hukuman lima tahun penjara. Mengeroyok petugas juga ancamannya tujuh tahun,” sambung perwira berpangkat tiga bunga ini.

Bagikan berita ini:
10
2
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar