Raih WDP Tiga Kali Berturut-turut, Sekda Jeneponto Sampaikan Ini

Kamis, 11 Juni 2020 17:29

Sekda Jeneponto, Syafruddin Nurdin.

FAJAR.CO.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jeneponto meraih predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Sulsel Republik Indonesia.

Opini WDP ini dalam laporan hasil pemeriksaan keuangan Pemkab Jeneponto tahun 2019. Sekretaris Daerah (Sekda) Jeneponto, Syafruddin Nurdin, mengatakan, pihaknya telah menerima LHP (Laporan Hasil Pemeriksaan) tahun 2020 untuk tahun 2019.

“Opini yang dikeluarkan oleh BPK adalah Wajar Dengan Pengecualian (WDP). WDP ini saya kira tiga tahun berturut – turut. Kenapa masih dengan pengecualian, penilaian BPK masih ada aset–aset lainnya yang masih bermasalah yang masih harus diperbaiki. Begitu juga dengan persoalan utang pemerintah daerah kepada PDAM, kepada perusahaan yang di sana ada penyertaan modal oleh pemerintah daerah yang belum selesai,” kata Mantan Kepala Dinas Kesehatan Jeneponto itu saat ditemui di ruangannya, Kamis (11/6/2020).

Syafruddin mengatakan, utang menjadi salah satu penyebab terjadi penilaian pengecualian. Walau masih WDP, dia merasa bersyukur, ada penilaian kewajaran yang dilakukan oleh BPK pengelolaan keuangan Pemkab Jeneponto.

“Sekalipun dikecualikan beberapa persoalan aset ini sebetulnya itu tahun 2000 ke bawah itu yang susah sekali,” kata dia.

Mertua dari Anggota DPRD Sulsel, Vonny Ameliani, itu membeberkan, Kabupaten Jeneponto telah mengalami tujuh kali disclaimer berturut–turut.

“Kalau tidak salah tujuh tahun disclaimer berturut – turut. Nanti tahun 2018, 2019, 2020 baru predikat WDP,” kata dia. (rakyatsulsel)

Bagikan berita ini:
6
6
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar