JPU KPK Tuntut Imam Nahrawai 10 Tahun Penjara dan Dicabut Hak Politiknya

Jumat, 12 Juni 2020 20:29

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi bersiap menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi ...

FAJAR.CO.ID,JAKARTA– Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi dituntut 10 tahun penjara dengan ‎ditambah hukuman denda Rp 500 subsider enam bulan kurungan. Harta benda Politikus PKB itu pun terancam disita dan dilelang untuk menutupi uang pengganti.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ronald Worotikan mengatakan, Imam Nahrawi telah terbukti menerima suap Rp 11.5 milar dan gratifikasi sebesar Rp 8.648 miliar dari sejumlah pejabat di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta Komite Olahraga Nasional (KONI).

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa berupa pidana penjara selama 10 tahun dan pidana denda sebesar Rp 500 juta subsider enam bulan kurungan,” ujar Ronald saat membacakan tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (12/6).

Karena telah menerima suap dan gratifikasi, mantan sekjen PKB itu juga diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp 19.154.203.882. Penyerahan uang pengganti itu dilakukan selambat-lambatnya satu bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap.

“Jika dalam waktu tersebut tidak dibayar maka harta benda terpidana disita dan dilelang untuk menutupi uang pengganti, dalam hal terpidana tidak punya harta yang cukup untuk membayar uang pengganti, terdakwa dipidana penjara selama 3 tahun,” katanya.

Bagikan berita ini:
2
9
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar