Mengamuk, Braaakkk!!! Orang Gila Parangi Dua Penjaga Toko

Jumat, 12 Juni 2020 21:30

Mengamuk, Braaakkk!!! Orang Gila Parangi Dua Penjaga Toko

FAJAR.CO.ID, WATAMPONE — Dua penjaga toko menjadi korban pemarangan. Pelakunya orang gila yang mengamuk.

Pagi itu. Jumat, 12 Juni 2020. Jarum jam menunjuk ke angka pukul 09.00 Wita. Dua orang lelaki penjaga toko bangunan sedang merapikan dan membersihkan.

Lelaki paruh baya datang. Menggunakan pakaian hitam dan celana pendek. Ia mendatangi toko bangunan tersebut di Dusun Timpa, Desa Mamminasae, Kecamatan Lamuru.

“Braaakkkk”

Suara pukulan terdengar. Rupanya spion mobil yang dipukul pakai parang. Namun kedua penjaga toko itu tetap mengabaikan. Mereka mengira pembeli.

Tak berselang lama, lelaki itu perlahan masuk ke dalam toko. Ia menenteng parang panjang. Penjaga toko menunggunya. Tiba-tiba dia mengibaskan parangnya. “Bak”. Kepala penjaga toko berinisial WW terkena parang.

Belum selesai. Dia lalu menghampiri penjaga toko lainnya YN. YN menghindar namun tetap kena juga parangnya.

Dua penjaga toko itu dilarikan ke RS karena mengalami pendarahan serius.

Darah berceceran di dalam toko. Ada juga di pintu. Warga datang. Namun tak berani mendekat.

Melihat kejadian itu, seorang warga melaporkan kejadian tersebut di Polsek Lamuru. 15 menit pasca kejadian Kapolsek Lamuru IPTU Amiruddin, Wakapolsek Lamuru IPDA Suaib, beserta Babinsa Desa Mamminasae Kopda Hasan Basri tiba di lokasi.

Ada juga anggota polisi yang berpakaian biasa datang. Mereka menenteng senjata laras panjang. Orang gila tersebut malah memajui para aparat. Bahkan pengendara yang melintas pun diincarnya.

Setiap orang yang mendekat ke dia langsung di majui.

Proses penangkapan pun agak lama karena berada di tengah jalan. Tembakan peringatan dikeluarkan. Tiga kali. Tak dihiraukannya. Malah semakin menantang aparat.

Wakapolsek Lamuru, IPDA Suaib mendekatinya. Perlahan. Seorang ibu-ibu berteriak histeris dari teras. “Tolong bantu Pak Suaib kasian,” teriak ibu-ibu itu kepada warga.

Orang gila itu baru bisa diamankan setelah dilumpuhkan kakinya. Dia terbaring di jalanan. Diam. Lalu diikat tangannya. Dan dilarikan ke rumah sakit untuk menerima perawatan medis.

Kapolres Bone, AKBP Try Handako Wijaya Putra menyampaikan telah mengamankan pelaku.

“Kita sudah amankan. Pelaku memiliki gejala kurang waras atau hilang ingatan. Dia lakukan penganiayaan terhadap dua orang warga sekitar,” katanya.

Saat ini pelaku telah diamankan dan dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tenriawaru. Sementara kedua korban telah kembali ke rumahnya setelah menjalani perawatan.

(agung/fajar)

Bagikan berita ini:
5
4
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar