Tagihan Listrik Meroket, PLN Terima 2.000 Aduan Pelanggan

Jumat, 12 Juni 2020 10:52

Ilustrasi

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Keluhan masyarakat terkait tagihan listrik yang membengkak masih menjadi pembahasan hangat beberapa hari terakhir.

Kebijakan stay at home yang mengharuskan kegiatan bekerja dan belajar di rumah, telah menyebabkan konsumsi listrik rumah tangga meningkat tajam.

Senior Manager Niaga dan Pelayanan Pelanggan PLN UIW Sulselrabar, Sudirman membeberkan, hingga Kamis (11/6/2020) pihaknya telah menerima sebanyak 2.000 pengaduan dari pelanggan PLN di Sulselrabar.

“Sampai hari ini sekitar 2.000 pengaduan yang kami terima. Kemungkinan akan terus bertambah. Kami siap melayani dengan baik,” ujar Sudirman saat rapat dengar pendapat dengan Komisi D DPRD Kota Makassar, Kamis (11/6/2020).

Sudirman menerangkan pelanggan non subsidi yang mengalami kelonjakan pembayaran tidak lebih dari setengah pelanggan di Sulselrabar. “Pelanggan yang mengalami lonjakan sekitar 23 persen. 77 persen tidak naik,” katanya.

Merespons fenomena billing shock ini, dia menjelaskan, PLN telah membuka contact center di 123 serta melalui berbagai media sosial.

“Kami juga membuka posko pengaduan dan informasi tagihan listrik di tiap kantor ranting. Di posko ini pelanggan akan mendapatkan informasi mengenai penyebab kenaikan tagihan listrik,” aku Sudirman.

Bagikan berita ini:
8
6
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar