Banjir di Bantaeng Telan Korban Jiwa

Sabtu, 13 Juni 2020 08:20

Nampak aliran air setinggi lutut orang dewasa.

FAJAR.CO.ID,BANTAENG — Banjir yang melanda Kabupaten Bantaeng, Sulsel, Jumat (12/06/2020) malam, menelan korban jiwa. Haerul (19) warga Kampung Beru, Kelurahan Bonto Atu, Kecamatan Bissappu, yang hilang terbawa arus ditemukan sudah tidak bernyawa lagi.

Jenazah korban ditemukan Sabtu, sekitar pukul 00.30 Wita, kurang lebih dua kilo meter dari kediamannya dan kini disemayamkan di rumah duka.

Sebelumnya, hujan deras yang mengguyur sedari siang hingga malam di beberapa kabupaten di Sulsel berdampak banjir, Jumat (12/06/2020) malam. Di Kabupaten Jeneponto dan Bantaeng misalnya.

Di Jeneponto, di Desa Rumbia, Kecamatan Rumbia, dilaporkan banjir. Sehingga jalan poros di desa tersebut tak dapat dilalui. Bahkan, puluhan rumah warga di desa tersebut, terendam banjir.

Di Bantaeng, sejumlah ruas jalan mulai dipenuhi air, terlebih di daerah yang terbilang berada di dataran rendah. Kabarnya bendungan air cekdam Balang Sikuyu kini sudah full.

Sejumlah aliran air nyaris naik ke jembatan di beberapa lokasi. Seperti yang terjadi di Jembatan Bissampole, Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng. Air naik sampai setinggi lima meter.

Di kabarkan pula banyak warga yang terjebak seperti di Jalan TA Gani, Kampung Be’lang, Kelurahan Bonto Atu, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng. (eds).

Komentar