Beda Sanksi KASN dengan Rahman Bando, Begini Respons Devo Khadafi

Devo Khadafi

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Sekretaris Kepala Kesbangpol Sulsel, Devo Khadafi, dan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Makassar, Rahman Bando, sama-sama dianggap melanggar netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN).

Namun, sanksi yang didapat keduanya berbeda. Rahman Bando hanya mendapat sanksi ringan, sedangkan Devo mendapat sanksi sedang.

Berdasarkan informasi yang diterima, baik Rahman Bando maupun Devo dianggap melanggar kode etik dan kode perilaku ASN karena mendaftarkan diri di partai politik untuk bertarung di Pilkada Serentak 2020 hingga memasang alat peraga berupa baliho yang mempromosikan diri sebagai bakal calon kepala daerah. Tetapi, sanksi yang diterima keduanya berbeda.

Rahman Bando mendapatkan sanksi hukuman disiplin ringan. Diperintahkan agar tidak mengulangi perbuatannya atau tindakan yang mengarah pada keberpihakan, yang dapat merusak integritas ASN.

Sedangkan untuk Devo, Komisi ASN menjatuhkan sanksi hukuman disiplin sedang. Selain itu, Devo diminta mengajukan cuti di luar tanggungan negara, terhitung mulai tanggal terbitnya surat tugas dari parpol untuk mengikuti tahapan pilkada.

Tak sampai di situ, Komisi ASN juga meminta agar mantan Kepala Biro Humas dan Protokol Sulsel ini menurunkan segala jenis baliho dan spanduk yang berisi foto dan kalimat yang dapat diindikasikan untuk mempromosikan dirinya sebagai bakal calon.

Dikonfirmasi, Devo mengaku belum menerima informasi resmi dalam bentuk surat terkait sanksi yang diberikan Komisi ASN tersebut.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam


Comment

Loading...