Kerugian Akibat Banjir Diperkirakan Capai Miliaran, Warga Diungsikan di Delapan Titik

Minggu, 14 Juni 2020 06:26

Tugu perbatasan kota Bantaeng nyaris rubuh disapu banjir.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) provinsi Sulawesi Selatan dan BPBD Kabupaten Bantaeng telah membantu para warga terdampak banjir untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman hingga Sabtu (13/6/2020).

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Sulsel, Endro Yudo Waryono menuturkan warga yang terdampak banjir di Kabupaten Bantaeng itu diungsikan di delapan titik diantaranya Gedung Muhammadiyah (PDM) Jalan Raya Lanto sebanyak 35 orang, Masjid Jami Tangnga 2 sebanyak 35 orang, SD Inpres Tappajeng sebanyak 25 orang.

Selain itu Masjid Nurul Yaqin di Jalan Bangau 20 orang, Musala BRI Cabang di Jalan Kartini sebanyak 20 orang, Gedung PGRI Lamalaka 25 orang, Masjid Cabodo di Jalan Pahlawan sebanyak 30 orang dan Posko Induk COVID-19 sebanyak 5 orang.

Endro menambahkan berbagai fasilitas umum juga rusak termasuk jembatan dan beberapa ruas jalan yang belum dapat diakses pengendara hingga harus dialihkan.

“Jalan akses lingkar Selatan Kabupaten Bantaeng terputus sepanjang 40 meter di Kampung Kaili, ruas jalan Para-para dan Pandang-Pandang rusak tertimbun tanah longsor sepanjang kurang lebih 200 meter sehingga tidak dapat digunakan,” ucapnya pada fajar.co.id

“Ruas jalan Batayya 1 dan Batayya 2 terjadi patahan dan tertimbun longsor sepanjang kurang lebih 1 kilometer, Cekdam Balang Sikuyu jebol dan patah pada sayap sebelah selatan sepanjang kurang lebih 30 meter, talud jembatan nasional Sungai Panaikang rusak sepanjang 15 meter, begitu pula tanggul Sungai Balang Sikuyu sepanjang kurang lebih 500 meter di Gaergea,” tambahnya.

Bagikan berita ini:
3
3
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar