Mayat Hanyut di Sungai, Kerabat Pastikan Korban Longsor di Jeneponto

Minggu, 14 Juni 2020 22:44
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID, JENEPONTO – Identitas mayat yang ditemukan di sungai Desa Sapannang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto perlahan terungkap.

Mayat tersebut dikaitkan dengan korban tanah longsor yang terjadi di Dusun Bontoloe, Desa Rumbia, Kecamatan Rumbia.

Namun salah satu kerabat, bernama Syafaruddin (45), memastikan, mayat tersebut benar adalah keluarganya yang tewas tertimbun longsor.

“Keluarga saya memang itu. Namanya Abu (60) yang dilaporkan tertimbun longsor di Rumbia. Saya sudah lihat jenazahnya,” kata Syafar saat ditemui di RSUD Lanto Daeng Pasewang, Minggu (14/6/2020).

Syafar mengaku dirinya sebagai anak kandung dari Abu. Sementara Neneng (60) adalah ibu kandungnya yang juga jadi korban longsor, namun belum ditemukan.

Jenazahnya kini berada di rumah sakit tersebut. Syafaruddin berencana akan memakamkan jenazah ayahnya tersebut ke pemakaman keluarga. Satu desa dengan lokasi longsor yang terjadi pada Jumat (12/6/2020) kemarin.

“Besok rencana kami makamkan di Rumbia,” tambah dia.

Sebelumnya diberitakan, mayat Abu yang ditemukan tanpa tanda pengenal itu ditemukan hanyut di sungai dekat jembatan, yang menyambungkan Desa Sapanang dan Desa Kayu Loe Barat.

Warga sekitar pun kaget dan heran. Siapakah orang tersebut yang meninggal secara tragis. Namun warga dan aparat belum berpikir sampai ke sana.

Bagikan berita ini:
3
7
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar