Pakaian Lusuh di Lokasi Longsor Ditemukan, Saksi Bisu Sebelum Korban Tertimbun

  • Bagikan

Laporan: Ishak Agus dari Jeneponto

FAJAR.CO.ID, JENEPONTO — Selembar sarung dan kemeja cokelat, tampak lusuh di tangan Ba’do. Ada juga selembar jaket hitam dan baju wanita berwarna cream.

Sesekali Ba’do terisak melihat pakaian itu, yang diduga milik pamannya, Neneng dan Abu yang tertimbun longsor sejak Jumat kemarin.

Bibir dan tangannya bergetar, merindukan kedua keluarganya itu bisa kembali berkumpul seperti sedia kala. Dia berharap, Neneng dan Abu bisa ditemukan. Meskipun jika seandainya sudah dalam tak bernyawa.

Beberapa kali Ba’do menatap pakaian yang dia temukan itu, mengingat momen kebersamaannya, jauh hari sebelum peristiwa longsor itu menerjang Kabupaten Jeneponto.

“Sarung dan kemeja cokelat ini sering dipakai Abu pergi salat Jumat. Peninggalannya ini saya temukan tiga kilometer dari sini (posko DVI Biddokes Polda Sulsel),” katanya kepada wartawan, Minggu (14/6/2020).

Namun pria 52 tahun tidak bisa menjelaskan penyebab baju paman dan tantenya itu bisa terlepas. Ba’do hanya bisa menduga-duga, korban sedang melepas bajunya sebelum akhirnya terjadi longsor, dan menimbun tubuhnya yang kini belum ditemukan.

Baju dan sarung itu pun kini diamankan. Sedangkan Ba’do telah dimintai keterangan oleh pihak DVI Biddokes Polda Sulsel soal pakaian tersebut.

Korban lain yang masih tertimbun longsor dan belum ditemukan bernama Alam, juga masih dalam pencarian. Petugas belum menemukan tanda-tanda, para korban ditemukan.

  • Bagikan