Pertama di USA, Parempuan Transplantasi Paruparu Akibat Corona

Minggu, 14 Juni 2020 16:44

Ilustrasi/operasi

FAJAR.CO.ID — Seorang wanita muda asal Amerika Serikat mengalamai kerusakan paru-paru yang parah akibat virus corona Covid-19. Oleh karena itu, ahli bedah di Chicago melakukan prosedur transplantasi paru-paru padanya.

Seperti dilansir dari USA Today, wanita yang berusia 20-an itu menggunakan ventilator dan mesin jantung-paru selama hampir dua bulan sebelum operasi pada Jumat lalu (05/06/2020) di Northwestern Memorial Hospital.

Prosedur operasi selama 10 jam itu cukup menantang karena virus telah membuat paru-parunya penuh lubang dan hampir menyatu ke dinding dada, Dr. Ankit Bharat, yang memimpin prosedur operasi.

Selama dua bulan, dia berada di unit perawatan intensif dengan ventilator dan mesin lain, yang dikenal sebagai ECMO. Mesin ini memompa dan mengoksigenasi darah ke luar tubuh.

Meskipun akhirnya virus corona dapat dibersihkan dari tubuhnya, dia tetap dalam kondisi parah. Akhirnya, tim medis menentukan transplantasi paru-paru adalah satu-satunya kesempatannya untuk bertahan hidup.

Kini pasien telah membuat kemajuan sejak prosedur. Paru-parunya sekarang berfungsi, dan organ-organ lain – termasuk jantung, ginjal, dan hatinya – telah “pulih sepenuhnya.”

Bagikan berita ini:
4
4
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar