Relawan SAR Gabungan Wahdah Peduli Melaporkan Masih Ada 3 Warga Belum Ditemukan

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JENEPONTO — Hari kedua pasca banjir bandang di Jeneponto dan Bantaeng Sulsel warga masih sibuk menyelamatkan barang berharga. Bahkan dilaporkan beberapa sanak keluarga yang sempat hilang masih belum ditemukan.

Relawan Wahdah Peduli, Ismail dalam rilis kepada FAJAR mengatakan, salah satu titik terparah, hujan deras yang mengakibatkan tanah longsor di Desa Rumbia menyebabkan 7 rumah rata dengan tanah dan 4 warga tertimbun longsor. 

Berikut daftar Nama nama korban longsor dan banjir di kec. Rumbia

Belum di temukan :

a. Sdr Yabu umur 50 tahun pekerjaan petani.

b. Sdri Ti’no umur 60 thn pekerjaan IRT (Ibu rumah tangga).

c. Alam umur 15 thn pekerjaan pelajar.

Nama Korban yang sudah ditemukan pada pada tanggal 13 Juni 2020 pukul 15.25 Wita atas nama Sdr. Yade,  umur 50 thn pekerjaan petani alamat Desa Bontomanai Kecamtan Rumbia.

Ismail juga mencatat kebutuhan untuk proses pencarian korban tanah longsir antara lain, Alat berat, Alkon, sarung tangan latex, kantong mayat, alkohol,  juga tidak kalah pentingnya supply makanan siap saji untuk mensupport para Relawan dan Warga dalam melakukan proses pencarian. 

“Melihat bekas reruntuhan rumah dan perabot yang berpindah hingga lebih 100 meter sangat menyusahkan para Relawan dalam melakukan proses pencarian mayat korban,” tutur Ismail. 

  • Bagikan