Anggaran Pilwalkot 2020 Membengkak, KPU Makassar Butuh Rp113 Miliar

Ketua KPU Makassar Farid Wajdi

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar mengajukan kebutuhan anggaran pelaksanaan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar tahun 2020 kepada Pemerintah Kota Makassar sebesar Rp113 miliar.

Ketua KPU Makassar Farid Wajdi menyatakan pihaknya menyiapkan dua struktur anggaran pada Pilwalkot tahun ini, mengingat pelaksanaanya di saat Covid-19 tengah mewabah.

Pertama kebutuhan anggaran untuk pengelolaan tahapan pilkada dan kedua untuk komponen belanja mitigasi Covid-19.

“Anggaran tambahan Pilkada 2020, kami tengah melakukan pencermatan anggaran setelah rakor bersama Mendagri dan KPU Provinsi. Struktur anggarannya ada dua, ada anggaran untuk belanja tahapan, yang kedua anggaran untuk protokol Covid-19. Totalnya kami ajukan ke Pemkot adalah Rp113 miliar,” ungkap Farid, Sabtu (13/6/2020).

Dengan dua struktur anggaran tersebut, kebutuhan yang sebelumnya hanya Rp 78 miliar, melonjak jadi Rp113 miliar. Artinya bertambah Rp 35 miliar.

“Penambahanya setelah dikalkulasi dan diefisiensi adalah sebesae Rp 35 miliar. Rinciannya, Rp11 miliar untuk penambahan honor penyelenggara adhoc dan penambahan TPS. Sementara Rp23 miliar untuk belanja kebutuhan APD,” jelas Farid.

Menurut Farid, usulan kebutuhan anggaran ini selanjutnya akan dibahas bersama TAPD. Pihaknya juga masih menunggu KPU Pusat apakah anggaran dua komponen ini akan dipisah atau digabung.

Farid juga menuturkan, Makassar harus tambah TPS karena pengurangan pemilih pada TPS, jadi harus tambah 291 TPS.

Komentar

Loading...