Arab Saudi Pertimbangkan Batalkan Ibadah Haji, Opsi Lain Seperti Ini

ILUSTRASI. Pemerintah Arab Saudi tengah mengkaji ada atau tidaknya pelaksanaan Ibadah Haji 2020. Sejumlah opsi pun dibahas dan akan diumumkan minggu ini. (PPIH Arab Saudi/Jawa Pos)

FAJAR.CO.ID, MEKAH — Pemerintah Arab Saudi tengah mengkaji ada atau tidaknya pelaksanaan Ibadah Haji 2020. Hal tersebut di karenakan adanya pandemi Covid-19 yang telah menyebar hampir di seluruh dunia.

“Isu (pembatalan ibadah haji 2020, red) ini sudah dikaji secara hati-hati dan skenario lain juga tengah dipertimbangkan. Keputusannya ada dalam minggu ini,” ucap salah satu pejabat senior dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi seperti yang dikutip dari Financial Times, Senin (15/6).

Salah satu opsi adalah dengan tetap membuka ibadah haji namun hanya untuk jumlah kecil jemaah setempat, sambil mengamati tindakan pencegahan kesehatan yang ketat. Tapi, kemungkinan lainnya adalah membatalkan musim haji.

“Semua opsi sedang dalam pembahasan, tentu prioritasnya adalah untuk kesehatan dan keselamatan jamaah,” kata pejabat itu.

Pemerintah Arab Saudi sebelumnya sudah lebih awal mempersiapkan langkah untuk mengendalikan virus setelah kasus pertama dikonfirmasi pada 2 Maret. Termasuk pembatasan perjalanan dan jam malam selama dua bulan.

Akan tetapi, setelah kerajaan itu mulai meredakan lockdown pada akhir Mei, jumlah kasus dan kematian sehari-hari telah meningkat. (jpc/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

Komentar

Saksikan video berikut: