Diterjang Banjir, Rumah Milik Petani di Jeneponto Ini Tetap Berdiri Kokoh

  • Bagikan

LAPORAN : ISHAK AGUS

FAJAR.CO.ID, JENEPONTO — Korban bencana longsor di sekitaran Dusun Bontoloe, Desa Rumbia, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto dibuat heran.

Ada satu rumah kayu yang tetap berdiri kokoh, milik para petani di sana. Meski sempat diterjang banjir akibat luapan sungai, rumah tersebut nyaris tak goyah.

Dari kejauhan, rumah itu tampak sendirian berdiri di tengah lumpur bekas banjir, sebelum longsor menghantam pada Jumat malam, (12/6/2020) kemarin.

Kata seorang warga, Rusdi (30) menganggap, seharusnya rumah tersebut ikut terseret air sungai yang meluap. Ditambah lagi dengan barang milik warga yang dibawa arus, yang semestinya menghantam rumah tersebut.

“Ada juga beberapa rumah sawah di sampingnya dan akhirnya roboh saat diterjang banjir kala itu. Tapi rumah petani yang satu ini malah tidak hanyut,” katanya kepada Fajar.co.id, Senin (15/6/2020).

Sekitar rumah itu, kata Rusdi, banyak benda keras yang bisa menghantam rumah tersebut dan hanyut. Salah satunya tabung gas yang banyak berserakan di sana.

Warga Dusun Pallantikang itu mengaku tak tahu apa yang membuat rumah tersebut tetap kokoh. Apalagi rumah itu tidak memiliki bangunan berupa batu beton.

“Sebelum longsor juga tidak ada yang sering diadakan para petani di rumah itu. Hanya makan-makan saja. Tidak ada yang janggal,” tambahnya.

  • Bagikan