DMI Ingatkan Langkah Antisipasi agar Masjid Tak Jadi Klaster Baru Pandemi COVID-19

Senin, 15 Juni 2020 20:17

Wakil Ketua DMI Komjen Pol (Purn) Syafruddin mengingatkan perlunya berbagai pihak untuk mewaspadai pertambahan kasus positif COVID-19 di Indonesia.

FAJAR.CO.ID,JAKARTA– Wakil Ketua DMI Komjen Pol (Purn) Syafruddin mengingatkan perlunya berbagai pihak untuk mewaspadai pertambahan kasus positif COVID-19 di Indonesia. Pasalnya, tren peningkatannya lebih dari 1.000 kasus postif per-hari.

Menurutnya, antisipasi yang tepat diperlukan agar masyarakat tetap menjalankan aktivitasnya secara aman, termasuk dalam beribadah.

“COVID-19 terjadi di berbagai negara dan menimpa seluruh umat manusia. Karena itu kita perlu waspada dan antisipasi. Alhamdulillah, hingga saat ini belum ada masjid yang dilaporkan sebagai klaster. Ini tak lepas tentunya karena perlindungan Allah SWT, dan juga berkat ikhtiar kita terutama para pengurus masjid dalam usahanya mengantisipasi dan mencegah virus Corona ini.”, papar H. Syafruddin dalam sambutannya, pada acara Halal Bi Halal DMI.

Dia menambahkan, inisiatif yang telah dilakukan DMI dan para pengurus masjid di Indonesia sejak awal adalah dengan melakukan pembersihan masjid, antara lain dengan penyemprotan disinfektan, menggulung karpet, dan upaya lainnya.

Beberapa waktu lalu, sebagian besar masjid di Indonesia mulai kembali melaksanakan ibadah shalat Jumat. Fenomena ini pun telah diantisipasi oleh DMI. Satu minggu sebelumnya, Ketua dan Wakil Ketua DMI menggelar sampling dengan memilih Masjid Al-Azhar sebagai percontohan pelaksanaan shalat Jumat. Di waktu yang sama, para pengurus masjid di Surabaya, Semarang, Makassar dan kota lainnya juga melakukan exercise serupa.

Komentar