LKS-LU Ujung Tombak Lindungi Lanjut Usia Terdampak Covid-19

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID,WATAMPONE — Lanjut Usia (Lansia) sebagai kelompok yang rentan terpapar Covid-19 memerlukan perhatian khusus dalam menghadapi masa pandemi Covid-19. Menanggapi hal tersebut, Kementerian Sosial melakukan berbagai upaya untuk melindungi lansia, salah satunya melalui bantuan sosial.

Dalam memberikan pelayanan sosial terhadap lanjut usia, Kementerian Sosial tidak mungkin bekerja sendiri, karena penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial merupakan bagian integral dari pembangunan nasional. Untuk meningkatkan penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial tersebut harus dilaksanakan secara menyeluruh oleh pemerintah, masyarakat dan lembaga yang melaksanakan layanan sosial.

Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) khususnya yang melaksanakan layanan bagi lansia (LKS-LU) mempunyai peran yang sangat strategis sebagai ujung tombak pelayanan. Karena LKS-LU langsung menyentuh pada lansia di masyarakat. LKS-LU selain sebagai mitra pemerintah juga sebagai penyambung aspirasi masyarakat. Hal ini nampak dalam kegiatan penyaluran bantuan sosial (bansos) sembako kali ini.

Balai Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (BRSLU) “Gau Mabaji” di Gowa yang merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial kembali menyalurkan bansos sembako melalui 15 LKS-LU di dua Provinsi, yaitu Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Sebanyak 600 paket sembako yang berisi kebutuhan dasar dan tambahan nutrisi di serahkan kepada lanjut usia terdampak covid 19.

Setelah sebelumnya dilakukan simbolis penyaluran di Kabupaten Gowa dan Kabupaten Pangkep, kali ini penyaluran bansos sembako dilakukan di Kota Kelahiran Jusuf Kalla (mantan wakil presiden ke-12) yaitu Kabupaten Bone. Sebanyak 56 paket sembako disalurkan melalui LKS-LU Makita Walie.

  • Bagikan