Saat Matahari Mulai Terbenam, Ni Wayan Warning Kaget Bukan Main Lalu Teriak Kencang

Senin, 15 Juni 2020 11:39

Ilustrasi garis polisi

FAJAR.CO.ID, KARANGASEM — Kasus ulah pati terjadi Minggu (14/6) malam kemarin di Banjar Dinas Bangle, Desa Bunutan, Abang, Karangasem.

Nyoman Alon Laki, 50, ditemukan tewas gantung diri di bawah pohon jambu mente di area tegalan tanah garapannya. Belum diketahui alasan korban sekaligus pelaku mengakhiri hidupnya.

Pasalnya, antara korban dengan istri maupun kerabatnya yang lain tidak ada masalah apapun. Untuk mengetahui penyebab kematian almarhum, aparat Polsek Abang masih melakukan penyelidikan.

Menurut informasi yang dilansir dari polreskarangasem.id, terungkapnya kematian korban bermula ketika istri korban Ni Wayan Warning hendak mencari kayu bakar untuk keperluan dapur.

Warning kemudian menuju ke tegalan tanah garapannya. Namun, saat matahari mulai tenggelam di ufuk barat, Warning kaget bukan main ketika mendapati suaminya tergantung di pohon jambu mente.

Spontan, Warning teriak histeris. Segera dia berlari meminta bantuan Wayan Pasek dan Ni Luh Serti untuk memberitahukan kejadian tersebut kepada keluarga dan polisi.

Setelah menerima laporan ada orang bunuh diri, polisi segera turun ke TKP. Kanitreskrim Polsek Abang Iptu Mohammad Supriyanto SH MM langsung turun memimpin olah TKP.

Selanjutnya jenazah almarhum dibawa ke Puskesmas Abang II. Dari hasil pemeriksaan tim medis, korban dinyatakan meninggal murni karena bunuh diri.

Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hanya ditemukan luka lecet pada kaki kanan, kaki kiri, punggung dan telapak tangan kiri.

Untuk memastikan penyebab kematian diperlukan tindakan otopsi, namun dari pihak keluarga menolak dan menerima kematian korban sebagai musibah.

“Kami tetap melakukan pemeriksaan baik pelapor maupun saksi – saksi dan kumpulkan alat bukti sebagai bahan laporan,” ujar Iptu M Supriyanto. Kapolsek Abang AKP Putu Agus Adi Wijaya membenarkan kasus yang dialami korban. (radarbali/fajar)

Komentar


VIDEO TERKINI