Soal Ada Bisnis di Tengah Covid-19, Anggota DPRD Sulsel Ini Meluruskan Informasinya

Senin, 15 Juni 2020 22:44

Anggota Komisi E DPRD Sulsel, Debbie Purnama Rusdin melakukan reses masa Sidang III Tahun Anggaran 2019-2020.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Anggota Komisi E DPRD Sulsel, Debbie Purnama Rusdin melakukan reses masa Sidang III Tahun Anggaran 2019-2020. Reses kali ini dilakukan dengan protokol kesehatan. Warga yang hadir dalam reses tersebut dibatasi 40 orang.

Sebelum masuk ke ruangan, warga harus berantre diperiksa suhu tubuhnya oleh tim dari istri dari pengusaha sekaligus elite Golkar Sulsel, Rusdin Abdullah itu.

Dalam reses bersama warga Kelurahan Tompo Balang, Kecamatan Bontoala di Hotel Ramayana itu banyak warga mempertanyakan terkait pembayaran BPJS Kesehatan dan terkait seputar Covid-19.

Daeng Baji misalkan, seorang warga Tompo Balang mempertanyakan mensinyalir adanya bisnis di balik Covid-19 ini. Ia beralasan karena banyak pasien yang meninggal di rumah sakit harus dimakamkan dengan standar Covid. Padahal hasil pemeriksaannya banyak yang negatif.

Debbie Purnama Rusdin pun cepat menanggapi pernyataan dari warga yang bersangkutan. Ia pun meluruskan informasi tersebut. Ia dengan tegas membantah adanya bisnis di tengah pandemi Covid-19.

“Dicermati dulu informasinya. Sebab sekarang ini banyak beredar informasi hoaks. Pada kesempatan ini saya luruskan, kami di DPRD Sulsel sudah melakukan pertemuan dengan OPD terkait itu. Jadi tidak ada itu permainan bisnis di balik Covid -19. Itu memang sudah diatur anggaranya oleh pemerintah untuk membantu warga seperti pemakaman, jika ada meninggal karena Covid-19. Jadi kembali saya ingatkanki, jangan percaya itu Hoaks” jelas Debbie Rusdin, Senin, 15 Juni.

Komentar