Ungkit Masa Lalu Novel Baswedan, Denny Siregar: Jangan Maling Teriak Maling

Senin, 15 Juni 2020 09:13

Novel Baswedan dan Denny Siregar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Pegiat media sosial, Denny Siregar mengaku heran dengan tuntutan jaksa 1 tahun penjara terhadap pelaku penyiraman air keras ke wajah penyidik senior KPK Novel Baswedan.

Namun dia tidak sepakat jika tuntutan itu dihubungkan dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

“Kalau masalah tuntutan Jaksa ke Novel yang cuman 1 tahun dengan alasan karena tidak sengaja, gua juga heran. Tapi apa hubungannya lu salah2kan @jokowi ? Emang beliau Jaksa ?” Tulis Denny Siregar di akun twittetnya yang dikutip FIN Senin (15/6).

Denny Siregar lantas mengungkit kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh kepolisian Polres Bengkulu terhadap para pencuri sarang burung walet pada 2004 silam. Saat itu, Kasat Reskrim Polres Bengkulu dipimpin oleh Novel Baswedan.

“Gua juga sangat tidak setuju dgn tuntutan Jaksa ke Novel. Tapi kalau Novel menuntut keadilan di hukum, coba tanyakan ke dia, seadil apa dia waktu masih jadi penegak hukum saat menyiksa sampai mati pencuri sarang burung walet? Jangan jadi maling teriak maling,” cuit Denny Siregar.

“Keadilan itu matanya satu. Saat merasa diperlakukan tidak adil, teriak dizolimi. Ketika berbuat tidak adil dengan menyiksa dan membunuh orang, pura-pura gak tau..Novel, Novel. Jenggot tuh cukur,” tulis Denny Siregar.

“Ada yg komen, “Hati-hatilah, doa orang terzolimi seperti bung Novel, itu di ijabah Allah..”…. Saya ketawa. “Iya, benar. Begitu juga doa orang yang pernah disiksa dia. Tuhan memang Maha adil..” tulisnya lagi di akun Twitternya.

Komentar