Caplok Suriah, Israel Mulai Bangun Permukiman Baru di Dataran Tinggi Golan

Selasa, 16 Juni 2020 11:45

Sebuah pos pemantauan militer Israel di Dataran Tinggi Golan- reuters

FAJAR.CO.ID, YERUSALEM – Israel memulai persiapan pembangunan permukiman baru di Dataran Tinggi Golan yang mereka caplok dari Suriah. Permukiman ilegal itu diberi nama seperti Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Para menteri kabinet mengesahkan keputusan untuk mendirikan permukiman baru yang diberi nama “Ramat Trump” bahasa Ibrani yang artinya “Dataran Tinggi Trump”.

“Hari ini, kita akan memulai langkah praktis dalam pembangunan kawasan permukiman Ramat Trump di Dataran Tinggi Golan,” kata Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dalam rapat kabinet.

Dataran Tinggi Golan adalah wilayah sengketa yang dicaplok Israel dari Suriah pada Perang Timur Tengah tahun 1967. Penguasaan Israel terhadap wilayah tersebut mendapat kritik dari masyarakat internasional.

Menteri Urusan Permukiman Israel Tzipi Hotovely memuji langkah tersebut sebagai berita bagus bagi aktivitas permukiman di Dataran Tinggi Golan.

“Kementerian kami mulai bekerja menyiapkan lahan,” tutur Hotovely dalam sebuah pernyataan, menambahkan bahwa permukiman itu akan dihuni kelompok awal yang terdiri atas 300 pemukim.

Bagikan berita ini:
8
2
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar