Dukung Gerakan Tiga Kali Ekspor, Lembaga Perbenihan Jalin Sinergitas

Selasa, 16 Juni 2020 11:49

Menurut Sukarman, produsen benih yang bekerja sama dengan pemda telah memiliki sertifikat kompetensi. Benih yang diproduksi juga berada di bawah pengawasan Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Provinsi DIY.

“Pengawasan dan pembinaannya secara kontinyu dilakukan oleh Pengawas Benih Tanaman setempat,” jelas dia.

Kasubdit Produksi dan Kelembagaan Benih, Kurnia Nur memaparkan, pembinaan pengawasan dan pengendalian mutu benih pada kelembagaan benih merupakan bagian dari manajemen perbenihan.

Dijelaskan Nur, upaya penyediaan benih buah bermutu dalam mendukung pengembangan kawasan buah, dilakukan dalam bentuk kerja sama antara kelembagaan benih pemerintah dan swasta.

“Hal ini tidak hanya berlaku di Yogyakarta namun juga hampir di semua wilayah di Indonesia yang mendapatkan alokasi pengembangan benih mendukung kawasan,” lanjut Nur.

Produsen benih yang bekerja sama mengaku senang dapat berkontribusi dalam kegiatan penyediaan benih buah kelengkeng.

Nur lantas mencontohkan Balai Benih Hortikultura (BBH) Provinsi Sumatera Barat. Mereka juga melakukan kerja sama dengan produsen benih durian dan benih jeruk dalam penyediaan benih (seedling). Kerja sama tersebut secara tidak langsung juga mendukung pemberdayaan kelembagaan benih tersebut.

Bagikan berita ini:
7
9
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar