Kebijakan Terbaru Nadiem Makarim, Indra Charismiadji: Butuh Kebijakan Baru, Bukan Daur Ulang

Selasa, 16 Juni 2020 10:39

Pengamat dan Praktisi Pendidikan Indra Charismiadji -- jpnn

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pengamat dan Praktisi Pendidikan 4.0 Indra Charismiadji menangggapi kebijakan Mendikbud Nadiem Makarim yang memutuskan siswa kembali bersekolah hanya berlaku di daerah zona hijau pandemi COVID-19.

Indra Charismiadji menilai kebijakan pemerintah yang diumumkan Nadiem Makarim pada Senin (15/6), belum menuntaskan masalah.

Bahkan kebijakan tersebut mirip dengan program tiga bulan lalu saat Kemendikbud memberlakukan program belajar dari rumah.

“Masyarakat butuh kebijakan baru. Bukan daur ulang. Ini kan sama seperti tiga bulan yang lalu,” kata Indra dalam pesan elektroniknya, Senin (14/6).

Meski begitu, dia memberikan apresiasi yang tinggi kepada pemerintah dengan ketegasan bahwa tahun ajaran baru tetap dilaksanakan pada Juli 2020.

Juga pelarangan proses belajar tatap muka bagi sekolah-sekolah yang tidak berada di zona hijau.

Bagi sekolah-sekolah di zona hijau pun harus bertahap proses dari tingkat SMA/K sampai yang terakhir di tingkat PAUD.

Bahkan jika sudah berada di zona hijau tetapi orang tua belum mengizinkan anaknya untuk hadir di sekolah, siswa tetap diizinkan untuk belajar di rumah.

Indra menilai, dari sisi pencegahan penyebaran wabah sudah sangat baik.

Namun, banyak hal mendasar yang harus menjadi domain Kemendikbud, yaitu proses pengajaran dan pemelajaran yang sebenarnya ditunggu-tunggu oleh pihak manajemen sekolah, pendidik, tenaga kependidikan, orang tua, dan peserta didik, tidak disentuh sedikit pun.

Bagikan berita ini:
9
10
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar