Cegah Data Pemiliih Ganda, Divisi Data KPU Pangkep Perketat Verifikasi Faktual

Rohani

FAJAR.CO.ID, PANGKEP — Basis data kependudukan tetap menjadi acuan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada pilkada mendatang dalam melakukan proses penyusunan dan pemutakhiran data pemilih. Termasuk upaya mencegah adanya pemilih ganda dengan melakukan penyandingan serta pengecekan data bersama Disdukcapil.

Komisioner Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Pangkep, Rohani, menjelaskan, upaya mencegah data ganda dilakukan pencermatan oleh PPK hingga PPS, termasuk melakukan verifikasi faktual di lapangan sebelum dilaksanakan coklit dan saat pelaksanaan tahapan pencocokan dan penelitian dokumen kependudukan.

“Soal jaminan pendataan pemilih, kami punya PPDP yang turun langsung ke lapangan mencocokkan dan meneliti pemilih kita, difaktualkan, jika memenuhi syarat tentu akan terdata, jika belum terdata sebelumnya dan memenuhi syarat akan kita data untuk dimasukkan dalam DPT, sepanjang ini juga di dukung oleh masyarakat dan stakehokders setempat dalam mensukseskan tahapan krusial ini,” bebernya.

Disampaikan pula, KPU juga melakukan penyandingan data dengan Disdukcapil untuk melihat status calon pemilih ini, jika memiliki dua identitas maka akan dihapus salah satunya, tergantung posisi KTPnya dimana terakhir, guna menghindari pemilih ganda yang terdaftar lebih dari satu TPS.

Lanjut dijelaskan, pihaknya memaksimalkan diberlakukannya e-coklit, pihaknya pun telah melakukan uji coba e-coklit beberapa waktu lalu. Namun hingga kini masih menunggu regulasi resmi teknis e-coklit itu.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar