Demokrat Tolak Bahas RUU HIP, AHY Jelaskan Ini

Rabu, 17 Juni 2020 11:26

Agus Harimurti Yudhoyono. Foto: Instagram agusyudhoyono

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono alias Mas AHY, mengungkap alasan partainya sejak awal menolak RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP).

“Kami Partai Demokrat menolak membahas RUU Haluan Ideologi Pancasila karena ada berbagai hal strategis, sensitif dan fundamental yang sebaiknya didiskusikan seluruh elemen masyarakat setelah kita melewati krisis pandemi Covid-19. Pastikan kita ikuti UU Pembentukan Peraturan Perundang-undangan dalam menyusun RUU,” kata AHY, dikutip dari Twitter @AgusYudhoyono, Rabu (17/6).

AHY menyampaikan hal fundamental itu di antaranya RUU HIP memunculkan tumpang tindih dalam sistem tata negara.

Pancasila sebagai landasan pembentukan UUD justru diatur oleh UU. Hal ini membuat Pancasila menjadi sekadar aturan teknis dan tidak lagi menjadi sumber nilai kebangsaan.

Selain itu, RUU HIP juga mengesampingkan aspek historis, filosofis, yuridis, dan sosiologis Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi yang disusun para pendiri bangsa. Indikator paling sederhananya adalah RUU ini tidak memuat TAP MPRS Nomor XXV/MPRS/1966 tentang Larangan Ajaran Komunisme/Marxisme

“Padahal, TAP MPR tersebut adalah landasan historis dalam membicarakan bagaimana Pancasila menjaga persatuan bangsa. Kita tidak lupa bagaimana sejarah membuktikan kelompok faham marxisme/komunisme di Indonesia pernah berusaha hancurkan Pancasila. Ini yang kami tangkap juga jadi keprihatinan keluarga besar TNI,” sebut pensiunan TNI berpangkat Mayor ini.

Bagikan berita ini:
1
5
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar