Istana Dorong Novel Baswedan Banding jika Nanti Tidak Puas

Rabu, 17 Juni 2020 14:18
Istana Dorong Novel Baswedan Banding jika Nanti Tidak Puas

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Donny Gahral Adian-- jpnn

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pihak istana kepresidena akhirnya angkat suara soal sidang kasus Novel Baswedan. Pasalnya, Jaksa Jaksa Penuntut Umum hanya menuntut satu tahun penjara terhadap dua oknum polisi penyiram air keras ke arah muka Novel.

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Donny Gahral Adian mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak pernah mengintervensi penegakan hukum di kasus apapun.

“Serahkan pada prosedur yang ada. Presiden tidak ada intervensi,” ujar Donny kepada wartawan, Rabu (17/6).

Menurut Donny, walaupun Presiden Jokowi selaku pimpinan tertinggi. Namun tidak pernah mencampuru urusan ranah hukum.

“Presiden tidak bisa mencampuri urusan judisial. Paling hanya memberikan dorongan penguatan agar keadilan ditegakkan dan bisa memuaskan semua pihak,” katanya.

Donny mengatakan jika Novel tidak puas terhadap tuntutan jaksa. Maka nantinya bisa mengajukan banding lewat mekanisme yang berkalu‎. Sehingga semuanya ada mekanismenya.

“Apabila dirasa tidak puas atau terlalu ringan ya ajukan banding. Jadi saya kira gunakan jalur hukum untuk menyelesaikan masalah,” ungkapnya.

Bagikan berita ini:
10
8
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar