Penyambutan Maba Daring

Mulyadi Hamid

Oleh : Muliyadi Hamid

FAJAR.CO.ID — Mas Menteri, Nadiem Makarim telah mengumumkan kebijakan kemendikbud tentang kalender akademik di Perguruan Tinggi. Prinsip dasar yang melandasi kebijakan tersebut adalah mengutamakan keselamatan dan kesehatan warga sivitas akademika. Mas Menteri mengharapkan kampus tidak menjadi klaster baru penularan covid-19. Karena itu, beliau memutuskan meskipun kalender akademik tetap dimulai bulan Agustus 2020, namun perkuliah tatapmuka tetap ditiadakan sampai akhir tahun. Semua kampus diwajibkan tetap menyelenggarakan kuliah daring (online) di semua zona pandemi. Berbeda dengan sekolah menengah yang sudah memungkinkan melakukan pembelajaran tatapmuka pada daerah yang sudah bersatus zona hijau sepanjang memenuhi persyaratan. Alasannya, karena perguruan tinggi relatif lebih siap menerapkan pembelajaran daring.

Meskipun ada larangan melakukan perkuliahan tatapmuka, namun untuk kegiatan prioritas, khususnya terkait penyelesaian studi mahasiswa yang sangat sulit dilakukan secara daring, misalnya tugas akhir yang membutuhkan praktikum laboratorium, studio, dan sarana paraktikum lainnya tetap dapat diizinkan sepanjang sesuai protokol kesehatan yang ketat. Oleh karena itu, kampus perlu menyusun kebijakan internal yang mengatur tentang kegiatan-kegiatan prioritas tersebut yang tetap mengedepankan aspek kesehatan dan keselamatan warga kampus.

Salah satu yang perlu diperhatikan saat ini adalah penerimaan mahasiswa baru. Di masa pandemik, aktivitas tatapmuka dibatasi, sebagaimana kebijakan mendikbud. Dengan demikian, maka kegiatan penyambutan mahsiswa baru dipastikan akan dilaksanakan secara daring. Hal ini tentu memerlukan mekanisme kegiatan yang dapat mengoptimalkan kegiatan pengenalan kampus. Seperti diketahui, bahwa kegiatan penyambutan mahasiswa baru yang tujuannya untuk mengenalkan dunia kampus bagi calon mahasiswa merupakan kegiatan yang sangat strategis dan penting. Sebab, mahasiswa baru memasuki dunia pendidikan tinggi yang tentu saja dalam banyak aspek sangat berbeda dengan tingkat pendidikan sebelumnya.

Mahasiswa baru tahun ini dapat dipastikan tidak langsung bertemu dan berkenalan dengan teman seangkatan. Setidaknya sampai wabah covid ini benar-benar sudah dapat dikendalikan. Atau mungkin hingga ditemukan vaksin yang dapat menyebuhkan virus tersebut. Inilah yang belum bisa dipastikan sampai kapan. Artinya, mahasiswa baru tahun harus bersabar untuk tidak bergaul dan bersosialisasi secara nyata di kampus dengan teman-temna seangkatan, termasuk dengan senior-seniotr mereka di kampus. Bahkan juga dengan para dosen yang mengampu matakuliah.

Dengan demikian, maka kampus sejatinya perlu mempersipkan kebijakan dan protokol untuk tetap mengoptimalkan kegiatan penyambutan mahasiswa baru, agar setidaknya mereka memahami bagaimana kehidupan kampus dan suasana belajar di perguruan tinggi yang sesungguhnya. (*)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...