Soal Cuti Bebas Nazaruddin, KPK Tegaskan Tak Pernah Berikan JC

M. Nazaruddin. (Imam Husein/Jawa Pos)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan, pihaknya tidak pernah menetapkan Muhammad Nazarudin sebagai pihak yang bekerjasama atau justice collaborator (JC) dengan KPK. Karena Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) mengklaim, Nazarudin diberikan JC oleh KPK sebagaimana tertuang di dalam Surat Nomor R-2250/55/06/2014 tanggal 09 Juni 2014 perihal surat keterangan atas nama Muhammad Nazaruddin.

“Surat keterangan bekerjasama tersebut menegaskan bahwa pimpinan KPK saat itu tidak pernah menetapkan M. Nazarudin sebagai Justice collaborator (JC),” kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri dalam pesan singkatnya, Rabu (17/6).

Ali menuturkan, KPK beberapa kali telah menolak untuk memberikan rekomendasi sebagai persyaratan asimilasi kerja sosial dan pembebasan bersyarat yang diajukan Ditjenpas Kemenkumham kepada Muhammad Nazarudin, maupun penasihat hukumnya yaitu pada Februari 2018, Oktober 2018 dan Oktober 2019.

“KPK berharap pihak Ditjen Pemasyarakatan untuk lebih selektif dalam memberikan hak binaan terhadap napi koruptor, mengingat dampak dahsyat dari korupsi yang merusak tatanan kehidupan masyarakat,” tegas Ali.

Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat yang terjerat dalam dua kasus berbeda yakni, kasus korupsi wisma atlet Hambalang telah divonis penjara selama 7 tahun. Sedangkan perkara yang kedua, terkait suap dan TPPU divonis hukuman penjara selama 6 tahun. Jika diakumulasikan, Nazaruddin harus menjalani hukuman 13 tahun penjara.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...